Perempuan ini dijuluki Ummul Mukminin, yang berarti ibunda kaum beriman. Aslinya bernama Samira. Di balik abaya hitamnya terpendam bakat yang luar biasa. Dia berada di balik layar puluhan kasus bom bunuh diri yang dilakukan kaum perempuan Irak, dua tahun belakangan ini.
"Dia bertanggung jawab atas rekrutmen sekitar 80 perempuan pelaku bom bunuh diri," ujar juru bicara militer Irak, Mayor Jenderal Qassim Ata al-Moussawi, kepada wartawan International Herald Tribune. Pekan lalu, aparat keamanan Irak menayangkan hasil rekaman video pemeriksaan Samira.